Postingan

Sudahkah Kita Istikharah Dalam Tiap Keputusan ?

Gambar
Baru saja heboh tentang kasus penghinaan Islam melalui puisi, selang bebera saat setelah banyak pihak yang melaporkan ke polisi maka pelaku meminta maaf sambil menangis, menyatakan menyesal atas perbuatannya. Cerita diatas merupakan salah satu kasus dalam kehidupan kita, kasus lain masih banyak lagi terkait dengan kehidupan pribadi kita seperti memilih jodoh, memilih pekerjaan, memilih sekolah anak, dan juga dalam memilih pemimpin. Terkadang kita menentukan pilihan berdasarkan selera kita saja, padahal keputusan yang kita ambil akan berdampak pada masa depan. Terkadang keputusan yang kita perkirakan baik, belum tentu baik menurut kriteria Allah, dan yang kita perkirakan buruk belum tentu buruk menurut Allah. Allah Ta’ala berfirman, وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan...

Kapan Pertolongan Allah Datang ?

Gambar
Setelah mengisi tausyiah di masjid Al Madinah Dompet Dhuafa, seorang pria menghampiri saya dengan berlinang air mata. # Jarang-jarang ya pria nangis kalau tidak sangat berat termasuk saya# :) Beliau menceritakan kesedihannya karena sudah beberapa hari putra beliau yang berumur 2 tahun masuk ruang ICU di RS Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa. Belum terlihat perubahan pada beliau, bahkan anaknya terkadang berontak sehingga perlu diikat tangan dan kakinya. Tentu hal tersebut menambah kesedihannya. Pria yang bernama Abdul Aziz ini mohon didoakan dan meminta nasehat bagaimana agar anaknya segera sembuh. Beliau sampaikan bahwa sudah berdoa, berdzikir, sholat dan ibadah lain agar anaknya sembuh. Beliau kalau saya perhatikan termasuk pria yang sholeh, beliau sudah paham tentang bagaimana mendapatkan pertolongan Allah, hanya saja saat itu sedang membutuhkan penguatan terhadap masalahnya. Dengan kondisi tersebut maka saya hanya menyampaikan nasehat singk...

Apakah Sudah Sama Doa Ayah, Ibu dan Anak?

Gambar
Seorang ibu mendoakan agar anaknya menjadi seorang dokter, ayah mendoakan agar anak jadi ulama, anak berdoa agar menjadi astronot. Mungkin kejadian tersebut diatas bisa terjadi dalam sebuah rumah tangga, keinginan ayah, ibu, dan juga anak berbeda sehingga doanya juga bisa berbeda, cara mendidik juga berbeda. Lalu bagaimana hasilnya? Tentu semua tergantung Allah yang mengabulkan doa terebut dengan melihat pertimbangan doa mana yang memenuhi syarat untuk dikabulkan karena faktor ketaqwaan dan lainnya seperti yang Allah firmankan. وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mer...

Sudahkah Kita Beramal Sosial ?

Gambar
Amal ibadah dalam Islam terdapat dua jenis yaitu ibadah untuk kesholehan pribadi dan ibadah untuk kesholehan sosial. Mungkin diantara kita darii bangun pagi sudah melakukan ibadah pribadi seperti tahajud, dzikir, sholat jamaah, dhuha, baca al Quran dll. Tetapi sudahkah kita melakukan amalan kesholehan sosial? Rosulullah mengabsen amal ibadah para sahabat dengan beberapa pertanyaan. ‘Siapakah diantara kalian yang berpuasa hari ini?’ Abu Bakar menjawab,’Saya.’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Siapakah diantara kalian yang telah mengantar jenazah hari ini?’ Abu Bakar pun menjawab, ‘Saya.’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali bertanya, ‘Siapakah diantara kalian yang telah memberi makan orang miskin hari ini?’ Abu Bakar menjawab lagi, ‘Saya.’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih bertanya lagi, ‘Siapakah diantara kalian yang telah menjenguk orang sakit hari ini?’ Abu Bakar pun menjawab lagi, ‘Saya.’ Lalu Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bers...

Pembalap dan Tergesa-Gesa

Gambar
Para pengendara motor termasuk saya hari ini dibikin geleng-geleng kepala. Seorang pengendara motor menyalip orang yang sedang menyalip dengan kecepatan sekitar 90 an km/jam dijalan an Jakarta yang cukup padat. Posisi saya membawa kendaraan dg kecepatan 70 km/jam, lalu disalip oleh motor lain yg mungkin dg kecepatan 80 km/jam. Dalam kondisi masih menyalip saya, motor tersebut disalip oleh pengendara lain yang terlihat seorang perempuan . wussshhhh w ussh Subhanallah..hebat tetapi serem, karena membahayakan keselamatan dia dan juga orang lain. Mungkin dia tergesa-gesa atau memang suka ngebut, semoga diberikann keselamatan. aamiin Pertanyaan berikutnya adalah bolehkah kita tergesa-gesa di jalan sampai mengebut yang membahayakan jiwa tersebut? Syekh Nawawi al-Bantani menyebutkan dari Hatim Al Asham RA. Mengatakan bahwa tergesa-gesa itu datangnya dari setan, kecuali dalam 5 hal. Sesungguhnya yang 5 hal itu termasuk sunah Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam., yaitu: 1...

Empat Nasehat dari Orang Tua

Nasehat Orang Tua Alhamdulillah dapat nasehat dari orang tua yang insya Allah bermanfaat : " Kalau engkau mencari jabatan, pangkat maka engkau hanya akan menjadi hina" " Kalau engkau hanya mencari harta maka engkau akan terus merasa miskin " " Kalau engkau halalkan segala cara, termasuk menyingkirkan temanmu maka engkau akan dapatkan kebencian." " Kuatkan tekadmu untuk bisa memberikan manfaat untuk orang lain sesuai aturan Allah dan niat karena Allah, maka engkau akan mendapatan kebahagiaan, kecukupan dan kemuliaan di mata manusia dan ridho Allah." ___________ Herman Budianto

Kebiasaan Mengumpat

Gambar
Mungkin diantara kita ada yang pernah menerima umpatan atau pernah mengumpat. Terkadang tanpa sadar di jalan raya kita diumpat oleh orang, atau tanpa sadar kita juga pernah mengumpat. Nastaghfirullah :( Beberapa jenis umpatan yang sering kita dengar dan mungkin termasuk yang trend adalah sialan, bodoh, tai, anjing, bangsat, goblok, bajingan dan masih banyak lagi yang terasa ringat maupun berat. Mengapa kita mengumpat? Mungkin karena kita sedang emosi, tidak menyukai hal terntentu, pelampiasan kekesalan dll. Apapun alasannya maka mengumpat adalah perbuatan yang tidak baik, ketika mengumpat maka iman kita sedang berkurang. Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda لَيْسَ اْلمـُؤْمِنُ بِالطَّعَّانِ وَ لَا اللَّعَّانِ وَ لَا اْلفَاحِشِ وَ لَا اْلبَذِيِّ “Bukanlah seorang mukmin orang yang suka mencela, orang yang gemar melaknat, orang yang suka berbuat/ berkata-kata keji dan orang yang berkata-kata kotor/ jorok”. (HR at-Turmudziy, al-Bukhoriy,Ahmad dan al-Hakim) Di dala...