Pembalap dan Tergesa-Gesa
Para pengendara motor termasuk saya hari ini dibikin geleng-geleng kepala. Seorang pengendara motor menyalip orang yang sedang menyalip dengan kecepatan sekitar 90 an km/jam dijalan an Jakarta yang cukup padat.
Posisi saya membawa kendaraan dg kecepatan 70 km/jam, lalu disalip oleh motor lain yg mungkin dg kecepatan 80 km/jam. Dalam kondisi masih menyalip saya, motor tersebut disalip oleh pengendara lain yang terlihat seorang perempuan . wussshhhh wussh
Subhanallah..hebat tetapi serem, karena membahayakan keselamatan dia dan juga orang lain.
Mungkin dia tergesa-gesa atau memang suka ngebut, semoga diberikann keselamatan. aamiin
Pertanyaan berikutnya adalah bolehkah kita tergesa-gesa di jalan sampai mengebut yang membahayakan jiwa tersebut?
Syekh Nawawi al-Bantani menyebutkan dari Hatim Al Asham RA. Mengatakan bahwa tergesa-gesa itu datangnya dari setan, kecuali dalam 5 hal. Sesungguhnya yang 5 hal itu termasuk sunah Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam., yaitu:
1.Memberi jamuan pada tamu apabila ia telah masuk rumah.
2.Mengurus jenazah ketika ia mati.
3.Mengkhawatirkan anak perempuan, apabila ia telah baligh (termasuk harus segera menikahkannya ketika telah bertemu jodohnya).
4. Membayar utang apabila telah jatuh tempo.
5. Bertaubat dari dosa apabila sudah terlanjut berbuat dosa.
2.Mengurus jenazah ketika ia mati.
3.Mengkhawatirkan anak perempuan, apabila ia telah baligh (termasuk harus segera menikahkannya ketika telah bertemu jodohnya).
4. Membayar utang apabila telah jatuh tempo.
5. Bertaubat dari dosa apabila sudah terlanjut berbuat dosa.
Nah inilah tergesa-gesa yang disunahkann dalam islam, tergesa-gesa agar tidak terlambat kerja bukan yg disunahkan karena bisa diantisipasi dengan berangkat lebih awal sehingga tidak terlambat.
Semoga kita semua diberikan keselamatan, kebarokahan dan rizqi yang luas oleh Allah.aamiin
Herman Budianto

Komentar
Posting Komentar