Postingan

Menampilkan postingan dengan label zuhud

ZUHUD, Agar Dicintai Allah dan Manusia

Ada seseorang yang datang kepada Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Wahai Rasulullâh! Tunjukkan kepadaku satu amalan yang jika aku mengamalkannya maka aku akan dicintai oleh Allah dan dicintai manusia.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Zuhudlah terhadap dunia, niscaya engkau dicintai Allah dan zuhudlah terhadap apa yang dimiliki manusia, niscaya engkau dicintai manusia.” (HR Ibnu Majah, Ibnu Hibban,  Atthabrani) Zuhud terhadap dunia bukanlah mengharamkan yang halal dan membuang harta. Akan tetapi zuhud terhadap dunia adalah lebih meyakini keberadaan yang ada di sisi Allah daripada apa yang ada di tangan kita. Jika ditimpa musibah, maka kita lebih berharap untuk mendapatkan pahala. KH Abdul Jalil Mustaqim (Mbah Jalil) ditanya santrinya tentang Zuhud (Santri) "Mbah Yai, apa yang dimaksud dengan zuhud dalam kitab ihya' ulumuddin ?" (Kyai) "Kamu belum paham ya?" (S) "Belum, Mbah." (K) "Sana, isi bak ...