Apakah Sudah Sama Doa Ayah, Ibu dan Anak?
Seorang ibu mendoakan agar anaknya menjadi seorang dokter, ayah mendoakan agar anak jadi ulama, anak berdoa agar menjadi astronot.
Mungkin kejadian tersebut diatas bisa terjadi dalam sebuah rumah tangga, keinginan ayah, ibu, dan juga anak berbeda sehingga doanya juga bisa berbeda, cara mendidik juga berbeda.
Lalu bagaimana hasilnya?
Tentu semua tergantung Allah yang mengabulkan doa terebut dengan melihat pertimbangan doa mana yang memenuhi syarat untuk dikabulkan karena faktor ketaqwaan dan lainnya seperti yang Allah firmankan.
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. ” (QS. Albaqarah: 186)
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Tiga doa yang dikabulkan, tidak diragukan pengabulannya; doanya orangtua (maksudnya untuk anaknya), doanya seorang musafir dan doanya yang terzhalimi.” (HR Tirmidzi)
Bagaimana Sebaiknya?
Inilah pentingnya ketika menikah harus mempunyai visi dan misi yang sama, selalu membicarakan dengan baik antara suami istri serta anak kalau sudah baligh tentang rencana kedepan sehingga doa dan pola penddikan bisa sejalan, tidak bertentangan satu dengan yang lain.
Rosulullah biasa berbicara bersama istri secara khusus pada malam hari, para sahabat seperti Abdullah bin Abbas, Umar bin Abdul Aziz biasa ngobrol dengan istri anak habis maghrib atau habis shubuh untuk berkomunikasi, membina, menyamakan visi misi rumah tangga.
Mari kita samakan doa dan pola pendidikan keluarga agar memudahkan tercapainya tujuan rumah tangga yang bahagia baik di dunia maupun akhirat. aamiin
Herman Budianto

Komentar
Posting Komentar