Kenapa Sering Mendapat Musibah?
Seorang teman mengeluhkan kehidupannya yang menurutnya penuh ujian dari Allah
Teman : "Ustadz, kenapa ya hidup saya kok sepertinya penuh ujian dari Allah
Saya : Ujiannya seperti apa saja mas?
Teman : Banyak deh, macem-macem. Dompet hilang, kena tilang, anak sakit masuk rumah sakit, orang tua kecelakaan dll.
Saya : Ya Allah banyak juga ya musibahnya, semoga Allah memberikan kesabaran dan pertolongan kepada antm.
Sunahnya kalau terkena musibah membaca :
إِنَّا لِلهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي ، وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا -
Artinya bahwa sesunggunya semua datangnya dari Allah dan kembali kepada Allah. Semoga Allah memberikan pahala dari musibah ini dan mengganti dg yg lebih baik. (HR Bukhari Muslim)
Teman : Syukron ustadz. Gimana caranya biar tidak dapat ujian Allah?
Saya : Musibah yang kita terima itu ada beberapa kategori; ujian, teguran atau adzab Allah.
Ujian itu untuk orang yang bagus keimanannya. Teguran untuk orang beriman yang sedang lalai atau melakukan dosa dan adzab bagi orang yang tidak beriman
Nah antum kira-kira masuk kategori mana?
Teman : Haduh...😥 piye iki..Memang ada ketentuan begitu ?
Saya : Coba ente catet ya beberapa ayat dalam al Quran ini, nanti silakan direnungkan di rumah 😊
Surat Al Mukmin/Al Ghafir ayat 40.
”Barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat, maka dia tidak akan dibalas melainkan sebanding dengan kejahatan itu. Dan barangsiapa mengerjakan amal yang saleh baik laki-laki maupun perempuan sedang ia dalam keadaan beriman, maka mereka akan masuk surga, mereka diberi rezki di dalamnya tanpa hisab”.
Perhatikan juga dalam Surat An Nisa ayat 79
“Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.”
Surat Al Anbiya ayat 35 :
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar- benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”
Teman : Matur suwun mas...😥😊 Saya malu ini ☺
Saya : hehe santai aja mas, yang tahu itu masuk kategori ujian, teguran atau adzab ya jenengan sendiri. Muhasabah saja apakah ada maksiat yg dilakukan, ibadahnya bolong atau tidak, rizqinya halal atau tidak misal masih pakai riba/bunga, masih suka menyuap, korupsi, suka fitnah/ghibah atau tidak dan seterusnya.
Bahkan seorang ulama gara-gara makan satu buah kurma yang jatuh di jalan kemudian dia dapat musibah.
Teman : iya bro..jadi malu ini saya Allah karena masih seperti ini.
Hmm tapi kok ada yang ahli maksiat bahkan dia kafir tidak dapat adzab ya, bahkan keliahatan sukses?
Saya : Nah kalau itu masuk kategori istidraj bro, artinya yang banyak maksiat tidak dihukum Allah karena sudah ditegur Allah tidak berubah maka dibiarkan saja malah ditambah nikmat dunianya. Nanti siksanya dirapel di neraka sana
Allah subhanahu wata'ala berfirman :
:Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku”. sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui. (Az Zumar: 49)
Tertulis dalam Tafsir Al Muyassar tentang ayat Az-Zumar 49 :
Tetapi kebanyakan manusia –karena kebodohan dan buruknya prasangka mereka- tidak mengetahui bahwa hal itu merupakan istidraj dari Allah dan ujian bagi mereka agar mensyukuri nikmat. (Tafsir Al Muyassar, 1/464)
Hal ini juga dikabarkan oleh hadits Nabi dari ‘Uqbah bin ‘Amir Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi shalallahu 'alaihi wassalam bersabda :
"Apabila engkau melihat Allah memberikan kepada seorang hamba berupa nikmat dunia yang disukainya padahal dia suka bermaksiat, maka itu hanyalah istidraj belaka, lalu Rasulullah membaca: Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, Maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (Al An’am: 44). (HR. Ahmad)
Teman : Wah baru tahu ane ada istilah istidraj begini..hehe selama ini belajar apa ya 😥☺
Saya : hehe ilmu agama itu sangat luas, saya juga masih terus belajar..semoga ente juga semangat belajar ya
Teman : Siap insya Allah 💪🏽💪🏽.
Nah terus gimana tadz solusinya biar ane dapat pertolongan dari semua ini ?
Saya : Nah itu tergantung sebabnya kan..
Kalau ente ada maksiat maka segera taubat, banyak istighfar dan tidak mengulangi maksiat tersebut.
Kalau makanannya ada yg haram maka dihilangkan haramnya itu
Kalau dalam Islam banyak banget cara meminta pertolongan kepada Allah..dg sabar, sholat, selalu khuznudzon kepada Allah, membela agama Allah dll.
Dan insya Allah setiap musibah asalkan kita ikhlas maka akan mengurangi dosa dan menambah pahala.
Rosulullah shalallahu 'alaihi wassalam bersabda
"Tidaklah suatu musibah menimpa jasad seorang mukmin dan itu menyakitinya melainkan akan menghapuskan dosa-dosanya” (HR. Ahmad)
Teman : Alhamdulillah, doain ane ya tadz biar sabar, dapat pertolongan Allah, tambah baik ibadahnya..
Makasih banget..syukron ilmu dan waktunya..ane pamit dulu mau ada perlu dulu. Assalamu'alaikum
Saya : Thayyib insya Allah akan bantu mendoakan ente dan seluruh saudara muslimin dimana saja yang dapat musibah smg diberikah pertolongan Allah, yang sakit disembuhkan, yang sempit riqinya maka diluaskan, dikuatkan iman dan dikhusyukkam ibadahnya dan diberikan kebahagiaan dunia akherat. Aamiin
Salam santun
Herman Budianto
Spiritkehidupan.com

Komentar
Posting Komentar