Bangsa Pemurah
Tamar ...tamar (kurma)...khubz..khubz (roti)..khudz..khudz (ambil)...
Setiap hari selalu ada saja yg sedekah di Mekah dan Madinah. Pagi, siang atau malam ada saja yg bersedekah memberikan roti, kurma, minuman, makanan, uang dll kepada siapa saja yang mau.
Bahkan di beberapa rumah makan di Mekah, sering terlihat antrian panjang di depan rumah makan. Awalnya saya kira mereka sedang antri untuk membeli, tetapi ternyata mereka bersedekah utk orang miskin yang berasal dari para pendatang seperti Pakistan, India, Bangladesh, Somalia dll
Masya Allah barakallah..belum pernah saya melihat bangsa yg pemurah seperti ini. Kalau dalam hitungan bisnis yg biasa maka memberikan makanan gratis utk ratusan orang seperti itu tidak mungkin, tetapi itulah pebisnis islam, mereka sangat yakin dengan janji Allah yg akan melipatgandakan dengan ratusan balasan kebaikan.
Pada masa dahulu kita bisa membaca sirah Nabi Muhammad yang sangat pemurah, para sahabat Rosul seperti Abu Bakar yang mensedekah seluruh hartanya, Umar bin Khattab yang mensedekah 1/2 hartanya, Utsman bin Affan yang dijamin masuk surga dg sedekahnya, Ali bin Abi Thalib yang sedih kalau tdk ada pengemis yang datang kerumahnya dan contoh lain para sahabat yang sangat pemurah.
Rosulullah bersabda bahwa seorang pemurah akan dekat dg Allah, dekat dg manusia dan dekat dg surga serta jauh dari neraka.
Masya Allah...
Belum lagi pemerintah Arab yg sering sedekah trilyunan kepada para muslim yg miskin seperti Palestina, Somalia, Suriah dll.
Cuma kadang sering dengar bahwa orang Arab itu bakhil (pelit). Saya kurang tahu apakah itu fitnah, atau memang niat menjelekkan muslim Arab atau pas ketemynya dg keturunan Abu Jahal Abu Lahab
:-D
Semoga kita semua diberikan sifat pemurah sehingga dekat dg Allah, dekat dengan surga, dekat dg manusia dan jauh dari neraka. Aamiin
Salam Spirit Kehidupan
Herman Budianto
Salam Spirit Kehidupan
Herman Budianto


Komentar
Posting Komentar